Press ESC to close

Reportase Pelatihan Pelatih Pasien Standar dan Moulage: Penguatan Kompetensi Pelatih Pasien Standar dan Moulage dalam Pelaksanaan OSCE

Yogyakarta ( Kamis–Sabtu, 8–10 Oktober 2026 ) – Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Pelatihan Pelatih Pasien Standar dan Moulage: Penguatan Kompetensi Pelatih Pasien Standar dan Moulage dalam Pelaksanaan Objective Structured Clinical Examination (OSCE) pada 8–10 Oktober 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring di Hotel Loman Park, Yogyakarta, selama tiga hari dengan rangkaian pembelajaran yang mencakup pemaparan materi, diskusi, praktik, dan simulasi OSCE.

Pelatihan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, laboran keterampilan klinik, calon pasien standar, serta tim simulasi klinis dan OSCE Center dalam mendukung penyelenggaraan OSCE yang objektif, realistis, dan berkualitas. Keberhasilan OSCE tidak hanya ditentukan oleh kualitas instrumen penilaian dan kompetensi penguji, tetapi juga oleh mutu simulasi klinis yang dihadirkan pada setiap stasiun ujian. Pasien standar berperan menghadirkan karakter, keluhan, dan respons pasien secara konsisten, sedangkan teknik moulage membantu merepresentasikan kondisi klinis secara visual dan realistis sesuai kebutuhan skenario.

Pelatihan ini menghadirkan tiga narasumber yang memiliki pengalaman dalam bidang simulasi klinis, pendidikan, dan pelaksanaan OSCE, yaitu apt. Yulianto, S.Farm., M.P.H., dosen dan pelatih pasien simulasi Universitas Islam Indonesia; dr. Tridjoko Hadianto, DTM&H, M.Kes., pelatih OSCE nasional; serta dr. Afridatul Luailiyah, MHPE, instruktur nasional pelatihan moulage bagi tenaga kesehatan. Materi yang diberikan mencakup konsep pasien standar, penyusunan skenario, rekrutmen dan pelatihan pasien standar, evaluasi performa, teknik pembuatan moulage, hingga simulasi OSCE yang mengintegrasikan keduanya.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembelajaran yang mengintegrasikan aspek pengetahuan dan keterampilan praktis. Pendekatan ini dirancang agar peserta tidak hanya memahami konsep pasien standar dan moulage, tetapi juga mampu menerapkannya dalam simulasi klinis sesuai standar dan kebutuhan pelaksanaan OSCE.

Hari pertama difokuskan pada penguatan pemahaman mengenai konsep pasien standar dalam simulasi klinis dan OSCE. Materi disampaikan oleh dr. Tridjoko Hadianto, DTM&H, M.Kes., yang membahas konsep standardized patient, perbedaan pasien simulasi dan pasien standar, serta peran pasien standar dalam pelaksanaan OSCE. Kegiatan dilanjutkan dengan materi penyusunan skenario pasien standar oleh apt. Yulianto, S.Farm., M.P.H. Peserta mempelajari struktur skenario sebagai panduan pemeranan pasien agar informasi klinis, karakter, dan respons yang ditampilkan sesuai dengan kebutuhan stasiun ujian. Materi kemudian diperdalam melalui praktik penyusunan skenario dengan pendampingan narasumber.

Pada sesi berikutnya, dr. Tridjoko Hadianto membawakan materi mengenai rekrutmen dan pelatihan pasien standar, yang mencakup proses pemilihan calon pasien standar, prinsip pelatihan, pengelolaan, serta pengembangan pasien standar. Peserta juga mengikuti praktik pelatihan dan evaluasi performa pemeranan yang dipandu oleh apt. Yulianto. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh kesempatan untuk memahami pentingnya konsistensi karakter, komunikasi verbal dan nonverbal, serta respons pasien dalam mendukung kesetaraan pengalaman bagi seluruh peserta OSCE.

Memasuki hari kedua, pembelajaran berfokus pada konsep dan teknik dasar moulage. Materi disampaikan oleh dr. Afridatul Luailiyah, MHPE, yang membahas peran dan kebutuhan moulage dalam OSCE, termasuk pemilihan bahan, peralatan, dan teknik yang sesuai dengan skenario klinis. Sesi dilanjutkan dengan workshop pembuatan moulage secara berkelompok. Dalam kegiatan ini, peserta berkesempatan mempraktikkan pembuatan efek riasan medis untuk merepresentasikan kondisi klinis secara realistis sesuai kebutuhan simulasi.

Setelah workshop, peserta mengikuti simulasi OSCE yang mengintegrasikan pemeranan pasien standar dan penggunaan moulage. Sesi ini melibatkan apt. Yulianto, S.Farm., M.P.H., dr. Tridjoko Hadianto, DTM&H, M.Kes., dan dr. Afridatul Luailiyah, MHPE. Peserta mempraktikkan penerapan pemeranan dan moulage berdasarkan skenario OSCE, sekaligus mendiskusikan berbagai kendala yang dapat muncul dalam proses pembuatan dan penggunaannya. Kegiatan dilanjutkan dengan evaluasi integrasi pasien standar dan moulage untuk meninjau kesesuaian pemeranan, representasi kondisi klinis, serta penerapannya dalam simulasi.

Pada hari ketiga, kegiatan diawali dengan peninjauan kembali materi yang telah dipelajari selama pelatihan. Peserta kemudian menyusun rencana tindak lanjut (RTL) sebagai langkah untuk mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di institusi masing-masing. Rangkaian pelatihan dilanjutkan dengan post-test untuk mengevaluasi pemahaman peserta setelah mengikuti seluruh sesi pembelajaran.

Melalui penyelenggaraan pelatihan ini, PKMK FK-KMK UGM berharap peserta mampu mengembangkan kompetensi dalam melatih pasien standar dan menerapkan teknik moulage secara profesional, konsisten, dan terstandar. Penguatan kompetensi tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas simulasi klinis, menjaga objektivitas dan reliabilitas penilaian, serta berkontribusi terhadap penyelenggaraan OSCE yang berkualitas dalam pendidikan tenaga kesehatan di Indonesia.

Reporter:
Yuka Nabila Shauma – PKMK FK-KMK UGM

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adffffpiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.hjhjhjhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh