Press ESC to close

Workshop

Implementasi Rancangan dan Pelaksanaan OSCE (Objective Structured Clinical Examination) bagi Tenaga Kesehatan

Diselenggarakan oleh:
Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan, FK-KMK UGM
20-21 Mei 2026

  • 00Days
  • 00Hours
  • 00Minutes
  • 00Seconds
LATAR BELAKANG

Pemerintah Indonesia, melalui Instruksi Presiden No. 5 Tahun 2025, menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas SDM kesehatan. Instruksi ini bertujuan untuk memastikan tenaga Kesehatan memiliki keterampilan yang terstandar dalam pelayanan pasien, serta siap menghadapi tantangan sistem kesehatan yang terus berkembang. Peningkatan kapasitas SDM kesehatan melalui workshop implementasi rancangan dan pelaksanaan OSCE, diharapkan mutu pendidikan dan evaluasi tenaga kesehatan dapat meningkat, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat menjadi lebih optimal. Program ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat sistem kesehatan nasional guna mencapai tujuan pembangunan kesehatan yang berkelanjutan.

Melalui pendekatan yang terintegrasi, kegiatan ini akan memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan evaluasi klinis, untuk mencetak lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan di dunia profesional. Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia, pengembangan sumber daya manusia (SDM) kesehatan menjadi hal yang sangat penting. Salah satu metode yang telah terbukti efektif dalam menilai kompetensi tenaga kesehatan adalah Objective Structured Clinical Examination (OSCE). Metode ini tidak hanya menilai keterampilan klinis, tetapi juga pengetahuan dan sikap profesional peserta didik dalam berbagai situasi klinis. Oleh karena itu, workshop ini diselenggarakan untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan dalam melaksanakan OSCE dengan benar.

Sumber daya manusia (SDM) kesehatan merupakan salah satu elemen kunci dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan di Indonesia. Untuk memastikan tenaga kesehatan memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar nasional dan internasional, diperlukan metode evaluasi yang objektif dan terstruktur dalam menilai keterampilan klinis mereka. Salah satu metode yang digunakan secara luas adalah Objective Structured Clinical Examination (OSCE), yang menguji kompetensi tenaga kesehatan dalam berbagai skenario klinis melalui pendekatan berbasis praktik.

Objective Structured Clinical Examination (OSCE) dirancang untuk menilai kompetensi klinis secara komprehensif, meliputi pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional. Objective Structured Clinical Examination (OSCE) telah diakui secara luas sebagai metode yang efektif, dalam praktiknya. Pelatihan semacam ini tidak hanya membantu memahami prinsip-prinsip dasar OSCE, tetapi juga memberikan panduan praktis untuk mengaplikasikannya dalam konteks nyata. Workshop implementasi rancangan dan pelaksanaan OSCE akan dilaksanakan selama tiga hari. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan mendalam mengenai OSCE, dengan melibatkan narasumber yang berpengalaman di bidangnya, peserta diharapkan dapat memahami sehingga dapat mengimplementasikan prinsip-prinsip OSCE secara efektif.

Tujuan
  1. Meningkatkan pemahaman tentang prinsip-prinsip OSCE
  2. Meningkatkan keterampilan peserta dalam merancang dan melaksanakan OSCE
  3. Meningkatkan kemampuan peserta sebagai penguji dalam melaksanakan penilaian OSCE
  4. Meningkatkan standar penilaian keterampilan klinis
  5. Mendiskusikan pengalaman dan tantangan dalam OSCE
  6. Memperoleh umpan balik mengenai efektivitas pelaksanaan OSCE yang telah disiapkan.
SASARAN PESERTA
  1. Bidan profesi
  2. Bidan vokasi
  3. Bidan vokasi level 5
  4. Bidan vokasi level 6
  5. Ners
  6. Perawat vokasi
  7. Perawat vokasi level 5
  8. Perawat vokasi level 6
  9. Tenaga sanitasi lingkungan
  10. Tenaga sanitasi lingkungan level 5
  11. Tenaga sanitasi lingkungan level 6
  12. Tenaga kesehatan masyarakat
  13. Tenaga vokasi farmasi
  14. Tenaga analis farmasi dan makanan level 5
  15. Nutrisionis
  16. Nutrisionis level 5
  17. Nutrisionis level 6
  18. Nutrisionis level 7
  19. Tenaga Teknologi Laboratorium Medik
  20. Tenaga Teknologi Laboratorium Medik level 5
  21. Tenaga Teknologi Laboratorium Medik level 6
  22. Apoteker
  23. Fisioterapis
  24. Fisioterapis level 5
  25. Fisioterapis level 6
  26. Terapis okupasional
  27. Terapis okupasional level 5
  28. Terapis okupasional level 6
  29. Terapis wicara
  30. Terapis wicara level 5
  31. Terapis wicara level 6
  32. Akupunktur terapis
  33. Akupuntur level 5
  34. Akupuntur level 6
  35. Refraksionis optisien/optometris
  36. Optometrist level 5
  37. Optometrist level 6
  38. Teknisi gigi
  39. Teknisi gigi level 5
  40. Penata anestesi
  41. Penata anestesi level 5
  42. Penata anestesi level 6
  43. Radiografer
  44. Radiografer level 5
  45. Radiografer level 6
  46. Radiografer level 8
  47. Tenaga promosi kesehatan dan ilmu perilaku
  48. Tenaga promosi kesehatan dan ilmu perilaku level 5
  49. Tenaga promosi kesehatan dan ilmu perilaku level 6
  50. Tenaga promosi kesehatan dan ilmu perilaku level 7
  51. Tenaga kesehatan tradisional ramuan jamu
  52. Tenaga kesehatan tradisional ramuan jamu level 5
  53. Ortotik prostetik
  54. Ortotik prostetik level 5
  55. Ortotik prostetik level 6
  56. Ortotik prostetik level 7
  57. Elektromedis level 5
  58. Elektromedis level 6
  59. Elektromedis level 8
  60. Dietitian
waktu & tempat
  • Hari/tanggal : 20-21 Mei 2026
  • Pukul : 08.00–16.00 WIB
  • Lokasi : Yogyakarta
JADWAL KEGIATAN

HARI I

Waktu

Durasi

Materi/ Kegiatan

Narasumber/ Fasilitator

07.30 – 08.00

30’

Registrasi Peserta

Panitia

08.00–08.10

10’

Pembukaan

Fasilitator

08.10 – 08.25

15’

Pengantar dan Sambutan

dr. Arida Oetami, M.Kes


(Ketua Divisi Pelatihan PKMK FK-KMK UGM)

08.25 – 09.25

60’

Sesi 1 : Gambaran Umum OSCE:

Mengapa OSCE ini penting bagi Profesi Nakes?

  • Implementasi OSCE sebagai upaya dalam meningkatkan mutu SDM Kesehatan. 
  • Gambaran Umum Objective Structured Clinical Examination (OSCE) 
  • Gambaran pelaksanaan ujian OSCE
  • Peran Soal pada Ujian Objective Structured Clinical Examination (OSCE) 

dr. Efrayim Suryadi, SU, PAK, MHPE.

09.25 – 10.25

60’

Sesi 2 : Peran Penguji OSCE 

  • Peran Penguji Objective Structured Clinical Examination (OSCE) 
  • Penetapan Batas Lulus dan Standard Setting 
  • Briefing pada Penguji

dr. Tridjoko Hadianto, DTMH., M.Kes.

10.25 – 10.30

5’

Break

Panitia

10.30 – 11.30

60’

Sesi 3: Teknik Penilaian dalam OSCE

  • Teknik Penilaian Objective Structured Clinical Examination (OSCE)
  • Pengantar Persiapan Praktik dan Simulasi 
  • Briefing pada Pasien Simulasi

J.M. Metha, Amd.Keb, S.Kep, M.Med.Ed

11.30 – 12.15

45’

Diskusi dan tanya jawab

Fasilitator

12.15–12.30

15’

Penyampaian Informasi dan Penutup Hari-1

Fasilitator

HARI II 

08.00–08.10

10’

Refreshment dan review

Fasilitator

08.10–08.40

30’

Sesi 4:

Kelengkapan Administrasi Persiapan dan Pelaksanaan OSCE

dr. Efrayim Suryadi, SU, PAK, MHPE.

08.40–09.10

30’

Sesi 5:

Peran Penyelia Pusat (PP), Koordinator OSCE Center (KOC), dan Koordinator Lokasi (Korlok)

dr. Tridjoko Hadianto, DTMH., M.Kes.

09.10–10.10

60’

Sesi 6:

Rundown pelaksanaan Uji OSCE (dibuat video)

  • Pengecekan sarpras OSCE center oleh PP dan KOC
  • Briefing H-1/H-0
  • Melatih pemeran simulasi
  • Tanggung jawab penguji di dalam stasiun

J.M. Metha, Amd.Keb, S.Kep, M.Med.Ed

10.10–10.20

10’

Break

Panitia

10.20–11.20

60’

Simulasi pelaksanaan OSCE

dr. Tridjoko Hadianto, DTMH., M.Kes. ;

dr. Efrayim Suryadi, SU, PAK, MHPE. ;

J.M. Metha, Amd.Keb, S.Kep, M.Med.Ed

11.20–11.50

30’

Diskusi, sharing, dan Tanya jawab

Fasilitator

11.50–12.20

30’

Evaluasi dan Umpan Balik

Fasilitator

12.20–12.30

10’

Refleksi dan Penutup

Fasilitator

Monitoring dan Evaluasi

Tindak lanjut kegiatan pelatihan ini adalah monitoring dan evaluasi. Monitoring dilakukan untuk menilai jalannya pelatihan secara real-time untuk memastikan bahwa kegiatan sesuai dengan rencana, efektif, dan tepat waktu. Sedangkan evaluasi dilakukan untuk mengukur hasil pelatihan, baik dari segi peningkatan kompetensi peserta maupun penerapan hasil pelatihan dalam praktik. Adapun rundown kegiatan monitoring dan evaluasi yang akan dilaksanakan adalah sebagai berikut:

+ 3 Bulan setelah pelaksanaan pelatihan : ONLINE

Waktu

Materi/ Kegiatan

Narasumber/ Fasilitator

07.30 – 08.00

Registrasi

 

08.00 – 08.10

Pengantar dan Sambutan

Moderator

08.10 – 09.10

Evaluasi Materi dan Metode Pelatihan

Narasumber :

  • dr. Arida Oetami, M.Kes
  • J.M. Metha, M.Med.Ed

09.10 – 10.10

Evaluasi Output Pelatihan

Narasumber :

  • dr. Arida Oetami, M.Kes
  • J.M. Metha, M.Med.Ed

10.10 – 11.10

Diskusi Terbuka dan Umpan Balik

Narasumber :

  • dr. Arida Oetami, M.Kes
  • J.M. Metha, M.Med.Ed

11.10 – 12.10

Rencana Tindak Lanjut

Fasilitator :

dr. Efrayim Suryadi, SU, PAK, MHPE.

12.10 – selesai

Penutupan

Moderator

Biaya Pelatihan

Rp 2.750.000/peserta

Lokasi di Yogyakarta

Fasilitas:

  • Biaya Narasumber dan Fasilitator
  • Sertifikat Peserta
  • Modul dan Buku Acuan Pelatihan
  • Recording Materi
  • Seminar Kit
  • 3 hari Pelatihan (Hybrid Meeting)
  • Paket Meeting selama 2 hari
  • Coffee Break dan Lunch
Narahubung
  • Konten : Firda Alya / 0896520105789
  • Kerjasama/pendaftaran : Ubaid Hawari / 083171487852
Pendaftaran

Link Pendaftaran: https://pkmkfk.net/DaftarPelatihanOSCE

Pembayaran peserta dapat dilakukan dengan melalui transfer ke rekening panitia dengan Kode Unik xx, contoh  Rp. 2.750.0xx. No. Rekening sebagai berikut:  

No Rekening   : 9888807171130003

Nama Pemilik : Online Course/ Blended Learning FK UGM

Nama Bank     : BNI

Alamat             : Jalan Persatuan, Bulaksumur Yogyakarta 55281

Catatan: pembayaran yang dilakukan dari beda Bank BNI, mohon bisa menggunakan biaya transfer online sebesar Rp. 6.500,- tidak bisa menggunakan biaya BI Fast sebesar Rp. 2.500,-

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adffffpiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.hjhjhjhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh