Webinar – Strategi Diagnosis dan Tata Laksana Kesehatan Jiwa di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama dalam Konteks Daerah
Kesehatan jiwa merupakan salah satu komponen penting dalam pembangunan kesehatan, mengingat gangguan jiwa dapat memengaruhi kualitas hidup individu, fungsi sosial, produktivitas, serta kesejahteraan keluarga dan masyarakat. Di Indonesia, permasalahan kesehatan jiwa masih menjadi tantangan yang memerlukan penguatan sistem pelayanan, mulai dari deteksi dini, diagnosis, tatalaksana, hingga rehabilitasi dan reintegrasi pasien ke dalam kehidupan bermasyarakat.
Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi rumah tangga dengan anggota yang mengalami gejala psikosis/skizofrenia tercatat sebesar 5,5 per mil, sedangkan prevalensi depresi pada penduduk berusia lebih dari 15 tahun sebesar 1,4%. Data tersebut menunjukkan besarnya kebutuhan pelayanan kesehatan jiwa di masyarakat. Namun, besarnya kebutuhan tersebut belum selalu diikuti dengan kemampuan sistem kesehatan untuk menemukan kasus, memberikan diagnosis yang tepat, dan memastikan pasien memperoleh tata laksana yang sesuai.
Selengkapnya