
PKMK-Yogyakarta. Divisi Pelatihan PKMK FK-KMK UGM menyelenggarakan kegiatan bertajuk NGOPI (Ngobrol Produktif dan Inspiratif) Bareng PKMK dan Departemen Kebijakan dan Manajemen Kesehatan yang membahas tentang Pengenalan Massive Open Online Course (MOOC) platform UGM Online, menghadirkan Dr. Ir. Hatma Suryatmojo, S.Hut., M.Si.,IPU., selaku Direktur Kajian Inovasi Akademik UGM sebagai narasumber. Kegiatan ini dihadiri oleh peneliti, asisten peneliti dari PKMK, Departemen KMK UGM dan klaster pusat kajian.
Dalam sambutannya, Direktur Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan FK-KMK UGM, Dr. dr, Andreasta Meliala, DPH., M.Kes., MAS, menyampaikan bahwa saat ini merupakan momen yang tepat bagi kita sebagai penyelenggara pendidikan untuk memperluas strategi penyampaian informasi keilmuan dengan inovasi dan digitalisasi. Peradaban ini memungkinkan publik untuk memperoleh ilmu secara fleksibel, tidak harus berada pada situasi yang formal seperti di ruang kelas. Hal tersebut mendorong kita untuk mengakomodir kebutuhan tersebut, salah satunya dengan mencoba beralih ke sistem pembelajaran online melalui sebuah platform. Belum lama ini, UGM telah mengembangkan platform pembelajaran online bertajuk “UGM Online”, dengan sistem yang mirip dengan penyedia layanan pendidikan online lainnya yang telah diketahui, seperti coursera, udemy, dan sebagainya. Ini merupakan langkah yang baik untuk memaksimalkan sumber daya yang telah kita miliki.
Dr. Ir. Hatma Suryatmojo, S.Hut., M.Si., IPU, Direktur Pusat Inovasi dan Kajian Akademik (PIKA) UGM, memaparkan materinya terkait “Strategi Perluasan Pengetahuan dan Keterampilan melalui Modul Kredensial Mikro dalam platform UGM Online”.
UGM Online merupakan platform pembelajaran daring resmi dari UGM yang menyediakan lebih dari 200 modul kursus, micro-credential, dan program sertifikasi, yang disusun oleh dosen, praktisi, dan ahli terkemuka. Materinya dapat diakses oleh publik, termasuk alumni dan profesional lintas bidang yang tidak terafiliasi oleh UGM. Dalam konteks ini, kredensial mikro berarti penyelenggaraan materi secara daring penuh, dengan capaian pengembangan kompetensi yang spesifik, yang selanjutnya disusun dalam suatu kompetensi yang utuh.
Urgensi dari adanya kredensial mikro ini yaitu masih terdapat Gap terkait pendidikan yang cukup tinggi di Indonesia, sehingga kebutuhan penyelenggaraan pendidikan secara fleksibel sangat dibutuhkan. Selain itu hal ini dapat memberikan peluang pada UGM untuk meningkatkan daya saing dengan menjawab tantangan pasar. Adapun beberapa universitas yang telah mengembangkan hal serupa yaitu, MIT open learning, University of Oxford Online and Distance courses, Stanford online, Wageningen online course, dan sebagainya.
Prinsip dalam kredensial mikro meliputi, pembelajaran dapat diikuti secara mandiri, terdapat penjelasan yang jelas dengan capaian pembelajaran tertentu, dilengkapi video dan bahan penunjang untuk mencapai capaian pembelajaran, dilengkapi kuis untuk mengukur ketercapaian, bahan ajar disajikan berupa video pendek berdurasi kurang dari 10 menit (materi harus diolah, agar lebih menarik dan tidak membosankan), serta dilengkapi tugas dan diskusi yang bersifat individual, juga dilengkapi dengan forum diskusi dengan pengajar. Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) menjadi suatu poin penting dalam penyusunan kredensial mikro ini. Tidak hanya membuat proses penyusunan menjadi lebih efisien dan efektif, penggunaan AI turut membantu dalam mengoptimalkan kualitas video dan bahan bacaan.
Perlu digarisbawahi bahwa proses produksi bahan pembelajaran pada platform UGM Online dilakukan secara original oleh tim, sehingga harus mematuhi standar yang telah ditetapkan demi menjaga kualitas dan kredibilitas layanan. Dr. Ir. Hatma Suryatmojo, S.Hut., M.Si., IPU juga menekankan bahwa tahap Quality Control harus dilakukan pada setiap proses produksi.
Pada sesi diskusi, Dr. Ir. Hatma Suryatmojo, S.Hut., M.Si., IPU menyampaikan beberapa poin penting dari pertanyaan peserta. Pembelajaran pada UGM Online tidak hanya berfokus pada keilmuan akademik, melainkan dapat juga berupa keilmuan hobi yang bermanfaat, dan cabang keilmuan lain yang sesuai dengan standar. Civitas akademika UGM maupun eksternal UGM dapat menjadi kontributor modul maupun fasilitator pada UGM Online, dengan mengikuti prosedur pengajuan yang telah tersedia. Beliau juga menegaskan bahwa MOOC disini bersifat menunjang pelatihan offline agar lebih efektif dan efisien, bukan untuk menggantikannya. Seluruh konten tetap akan menjadi hak milik pemilik konten, yang Hak Ciptanya dapat diurus dengan didampingi oleh tim UGM Online. Untuk mengoptimalkan keterjangkauan platform, tim UGM Online telah melakukan berbagai strategi pemasaran, salah satunya dengan diselenggarakannya live class pada sosial media untuk memfasilitasi para kontributor dalam mempromosikan bahan ajarnya.
Di akhir sesi, Dr. Ir. Hatma Suryatmojo, S.Hut., M.Si., IPU menjelaskan sistem gainsharing, yang dapat menjadi sumber kebermanfaatan para kontributor terhadap ilmu yang telah diberikan pada platform. Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal pengembangan inovasi dan regenerasi keilmuan yang lebih merata dan mendunia.
Video Rekaman
Materi :
- Strategi Perluasan Pengetahuan dan Ketrampilan melalui Modul Kredensial Mikro dalam platform UGMOnline
- Modul MOOC
Reporter: Firda Alya (PKMK UGM)
